World Rainforest Movement

Perdagangan Jasa Ekosistem. Ketika “pembayaran untuk jasa lingkungan” memberikan izin untuk merusak

PES_Bahasa

BAHASA.

Kenapa tinjauan singkat tentang PES, atau pembayaran untuk “jasa lingkungan”?

Agensi PBB, industri, ahli ekonomi ekologis, sejumlah konsultan yang terus tumbuh dan NGO konservasi terus mengulang seruan aksi mereka dengan urgensi yang meningkat. Fungsi tertentu yang terus berlanjut seperti pembersihan air hutan dan tanah, penyimpanan karbon di dalam tanah dan vegetasi, keanekaragaman hayati, penyerbukan tanaman oleh lebah, dll penting untuk umat manusia sehingga harus dikonservasi. Aksi yang mereka ajukan berdasarkan pada kepercayaan bahwa satu-satunya cara untuk menghargai dan kemudian melindungi alam adalah dengan membuat nilai dari fungsi-fungsi yang disediakan oleh alam terlihat dalam terminologi ekonomi. Mereka berargumentasi bahwa ketika pasar kapital, politisi dan korporasi bisa melihat nilai ekonomis yang sangat besar dari apa yang mereka sebut “jasa ekosistem” – fungsi dan proses yang disediakan alam untuk umat manusia – akan lebih mudah untuk menuntut bahwa alam harus dilindungi. Beberapa juga mengusulkan untuk menggunakan nilai ekonomi yang tampaknya tidak terlihat oleh pemerintah, korporasi dan kapital keuangan sebagai jalan untuk mendanai perlindungan alam – melalui pembayaran untuk “jasa lingkungan” (PES – Payment for “environmental services”). Mengikuti logika ini, alam yang bisa dilihat oleh kapital merupakan hal yang dibutuhkan untuk mengakhiri pengrusakan lingkungan.

Cara lain memandang pembayaran untuk “jasa lingkungan”, adalah bahwa PES merupakan bagian dari sebuah proses dimana kapital keuangan akan lebih mendominasi dalam hal bagaimana alam digunakan dan siapa yang mengontrol akses wilayah – sebuah proses juga digambarkan sebagai finansialisasi (uang-isasi) alam. Dari perspektif ini, jauh dari pengurangan pengrusakan, alam yang bisa dilihat oleh kapital menjadi bagian yang tidak terpisahkan untuk mempertahankan sebuah sistem ekonomi yang bergantung pada pengrusakan alam untuk bisa bertahan: alam dibagi menjadi unit-unit “jasa lingkungan” yang kemudian menjadi hal baru yang bisa didagangkan oleh pasar uang.

Tinjauan singkat ini dibangun berdasarkan publikasi WRM terdahulu dengan topik Uang-isasi (finansialisasi) Alam dan Pembayaran untuk Jasa Lingkungan, buletin WRM terbitan 175 (Februari 2012) dan 181 (Agustus 2012). Publikasi-publikasi ini menggambarkan sejarah “jasa lingkungan” dan menjelaskan beberapa terminologi keuangan seperti “aset” dan “derivasi”. Buletin ini juga menggambarkan peran dan isi dari studi yang sering dikutip oleh pendukung pembayaran untuk “jasa lingkungan”, seperti Millennium Ecosystem Assessment (MEA – Asesmen Ekosistem Milenium) dan The Economics of Ecosystems and Biodiversity (TEEB – Ekonomi Ekosistem dan Keanekaragaman Hayati). Dua studi ini sangat penting dalam memajukan konsep PES di tahun-tahun terakhir ini. Mereka membantu menciptakan ruang politik untuk PES agar dimajukan secara internasional. Banyak trend baru dan pembangunan muncul sejak WRM menerbitkan dua buletin ini, dan bentuk baru dari PES semakin terlihat: pemerintah telah mulai menyusun “Akun Kapital Alam”; Brazil telah merubah Undang-Undang (UU) Hutannya untuk mengizinkan perdagangan “kredit restorasi hutan”; Komisi Eropa, Inggris dan beberapa negara Eropa lainnya memperdebatkan perubahan atas hukum lingkungan mereka untuk menyusun perdagangan kredit penggantian kerugian/kompensasi (offest) keanekaragaman hayati; negara bagian Acre di Brazil telah mengadopsi seluruh hukum yang disebut “System of Incentives for Environmental Services” (SISA – Sistem Insentif Jasa Lingkungan). Dengan dukungan keuangan dari pemerintah Jerman, negara bagian Brazil tersebut menyusun lembaga, peraturan dan komite untuk melaksanakan hukum SISA ini, dimulai dengan infrastruktur yang dibutuhkan untuk memperdagangkan kemampuan hutan dalam menyimpan karbon, program ISA – Carbono. Dengan kata lain, pemerintah, korporasi dan sektor keuangan – tidak ada satupun yang mengukir nama mereka sebagai penjaga alam hingga saat ini – semuanya menunjukkan peningkatan ketertarikan terhadap PES.

Kami kemudian merasa ini adalah waktu untuk kembali pada isu tersebut, melihat konsep “pembayaran untuk jasa lingkungan” dalam pakaian barunya; menguji beberapa pernyataan yang dibuat oleh mereka yang berargumentasi bahwa meletakkan harga atas alam adalah satu-satunya cara untuk menyelamatkan alam; menunjukkan beberapa aktornya, dan apa motivasi ketertarikan mereka terhadap PES. Diatas semuanya, tinjauan singkatan ini berkontribusi untuk mendokumentasikan pelaksanaan versi terakhir dari teori PES di lapangan, di wilayah dimana komunitas hutan menggantungkan penghidupan dan jalan hidup mereka.

pdf: Perdagangan Jasa Ekosistem. Ketika “pembayaran untuk jasa lingkungan” memberikan izin untuk merusak

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *